Selasa, 03 September 2013

Move on ?

Sedih banget sih aku masih susah sebenernya move on dari SMA, sedih  banget. Aku ngerasa belum siap aja ditaro di lingkunagn yang berbeda. Cupu banget sih aku gabisa ngadepin tantangan baru, jatohnya malah curhat kesana sini tentang kondisi ruhiyah yang gak menentu sekalinya dapat solusi mungkin hanya sekedar lewat aja. Belum ada yang menyentuh. Sedih sih kenapa aku bisa kayak gini. Terlalu tinggi standar ibadah di sma, terlalu kondusif lingkungannya, terlalu nyaman buat liqonya, terlalu mudah nya menggapai ilmu, terlalu semua terlalu.di rumah lingkungannya mendukung, semua semua semua dahulu rasanya ingin berlomba lomba untuk kebaikan, tapi sekarang? Mungkin ini lebay? Tapi begitulah yang kurasa

Sekarang di saat di kampus beda 180 derajat, mau apa? Bisa apa? Apa mungkin aku yang emang gak mau berubah atau terlalu takut perubahan? Sedih banget dikala semua kering dan kering menyeruak keluar, bergembar gembor sana sini salahkan yang lain, padahal sebenernya salah nya ada pada diri sendiri. Salah soalnya kurang dekat dengan quran, salah karena gak bisa nempatin posisi diri di tempat yang seharusnya.

Semua socmed aku bikin status anti mager biar tiap aku liat aku gaboleh mengedepankan hal itu di depan orang kalo misalnya aku sendiri gak ngelakuin. Cuma…

Sekali lagi aku menderaikan air mata, aku masih berpikir aku masih belum bisa move on. 

Bagaimana seharusnya?

Cinta itu tabu

Bahkan yang bukan tarbiyyah pun tau

Bahwa hatinya dan cintanya itu bukan untuk saat ini

Kalau belum halal untuk apa bermain dengan yang seperti itu

Lagi lagi aku merasa pilu

 Aku bingung menyikapi

Ketika yang sudah tarbiyyah pun masih bermain main dengannya

Hanya aku bingung menyikapi dirimu yang seharusnya sudah tau

Cinta itu mungkin tabu, tapi dia akan indah disaat dan waktu yang tepat
Bukankah begitu?

Minggu, 04 Agustus 2013

Orientasi by Kang Tanri

-from arrizasyifaa.com-

Betul, indah sekali cinta dalam definisi ‘energi untuk terus memberi’.
Maka ia produktif.
Konstruktif, tidak destruktif.
Introspektif, alih-alih lebih banyak menuntut.
Lebih siap tatkala menyadari bahwa agamanya tak sebaik yang dikira, fisiknya tak sesempurna gambaran awalnya, lain-lainnya pun tak seperti yang disangka.
Indah saat ia dibangun atas proses saling mengenal & memahami tanpa henti, saling mendukung dalam kebaikan & taqwa, juga saling melengkapi dalam berkebaikan.
Ditambah dua keyakinan awal yang lama telah kita pelajari:
1. Hanya mengharap balasan dari Allah,
2. Pasti ada tantangan, ujian & cobaan dalam kadar tanpa batas yang harus dihadapi.
Sempurnalah orientasinya.
Sempurnalah kerjanya.
Sempurnalah hasilnya.
Sederhana, tapi berharap jadi sempurna.
InsyaaAllah..

Tulang Jaket

Sejak SMP, SMA, hingga bahkan sekarang kuliah, buat aku pribadi pasti ada semacam baju ataupun jaket atau jas atau apapun itu yang digunakan untuk menunjukkan ciri khas  dari angkatan kita atau bisa jadi dari organisasi yang kita ikuti.
 Biasanya sih, di jaket itu ada nama khasnya kan misalnya nama angkatannya SCHOLASTIC, terus di jaketnya ada tulisan SCHOLASTIC gitu.

Sebenernya hal tersebut biasa aja, simple aja. But for some reason, its so heavy bro! kenapa berat? Menunjukkan karakter identitas secara tidak langsung
Nih bayangin aja, pas SMA kan aku ikut ROHIS SMANSA, terus ROHIS ku itu terkenal ROHIS yang bagus se DEPOK. Alhasil, ketika kita menggunakan Jaket berlabel tersebut, orang orang bakal tau kan kalau kita anak ROHIS SMANSA, dan orang orang akan melihat tingkah laku kita. At least, misalnya anak ROHIS SMANSA ngerokok atau kepergok lagi berduaan di warteg sama akhwat,astagfirullah itu nggak banget gak sih, dan penilaian orang ke ROHIS mungkin akan berubah karena kelakuan satu orang itu aja.
Atau misal aku pas naik motor pake jaket yang ada tulisan Medical Faculty of Barwijaya, terus ketika cara aku ngendarain motor tuh ugal ugalan, bisa jadi orang orang akan menganggap “loh kok anak FK begitu” atau “loh, kok anak Brawijaya gitu” emmmm…………..bisa jadi.

Tapi bisa jadi juga tuh misalnya ada kecelakaan, terus ketika seseorang mahasiswa FK berjaket label Fakultas Kedokteran kebetulan lewat, bisa jadi akan dimintai pertolongan karena seenggaknya mereka berpikir anak FK lebih mengerti dari mereka, misalnya ada orang kecelakaan dengan trauma di kepala, atau di leher. Bisa jadi mereka belum mengerti bagaimana menangani seseorang dengan trauma, misalnya kalau cara ngangkat korbannya salah, bisa bisa lumpuh korbannya. Nah makanya pake jaket tulisan FK itu berat haha……………………………………..krik krik. Tapi aku juga ngebayangin, kalau misalnya ada orang gila ngamuk di rumah warga, terus kebetulan juga pas ada mahasiswa psikologi lewat dengan jaket Psikologi, dan ada warga yang sejak dari tadi bingung mengusir orang gila itu minta pertolongan ke mahasiswa itu karena seenggaknya mereka berpikir anak psikologi lebih mengerti dari mereka haha em bagaimana ya reaksinya mahasiswa itu? Penasaran…….(Haha tapi dalam kondisi gawat darurat dan kecaman, sepaitpaitnya suasana dan sesempit sempitnya waktu pasti kita bakal menolong orang yang dalam bahaya nggak sih? Tanpa musti datangnya sebuah kedatangan dokter atau ahli psikologi atau apapun itu, kecuali jika memang ada besar kesempatan agar ahlinya datang mungkin itu lain cerita)

Ah  tapi sebenernya apapun nama yang terpampang itu pastinya bisa bikin orang-orang tau kalau kita ada di kelompok yang namanya terpampang di jaket itu dan BISA JADI nama itu juga jadi berat buat kita karena secara nggak langsung kita jadi tulang punggung yang seakan menopang beban nama tersebut di jaket kita, jadinya bukan tulang punggung, tapi tulang jaket :3

Sabtu, 03 Agustus 2013

Allah Peluk Aku................

Allah… peluk aku!
Allah,  peluk aku erat
biarkan aku tetap di pelukanmu
Aku ingin merasa tenang, aku ingin merasa bahagia,
Allah peluk aku
Hanya kau yang tak pernah sedikitpun buat kukecewa
Hanya kau yang selalu ada pada saat apapun dan bagaimana pun kondisiku
Hanya Kau yang tidak pernah membuat aku kehilangan kehangatanmu hanya dengan mengingat namamu
Allah peluk aku
Dan biarkan aku tetap di pelukanmu


Jumat, 24 Mei 2013

Nostalgila SMANSA :”””

habis buka tumblr  fuckyeahsmansa jadi kangeeeeeeen sama SMANSA *uhuk

SMANSA!! sekolah dengan julukan yang hampir tiap wilayah negeri ini punya sekolah dengan julukan Smansa, tapi beda buat aku tiap feel ngomong SMANSA (SMA Negeri 1 Depok, Jawa Barat) itu berasa breb cess cetar cetar ulala membahana bagaikan aura listrik yang memancar (lebay)
sejauh apapun sekarang aku kuliah, tapi aku gak akan kehilangan feel tiap liat gerbang ini, as like always i do.
image
Tapi begitulah SMANSA, sekolah yang sudah kunantikan sejak SMP, gak pernah hilang aura yang terpancar darinya. Sekolah yang ketika pertama aku ikut MOPD selalu kupertanyakan dalam hati  ”ini sekolah negeri apa madrasah? padahal kalo huruf S nya ilang kan jadi MAN 1 Depok wowkwok” 
SMANSA itu semacam punya suatu llingkaran surga, yang bikin kita dinamis berputar didalamnya, ada satu sistem penggerak yang menciptakan keharmonisan ini, sesuatu yang nggak terlihat tapi terasa, seperti angin. i know you can feel it too, sob. 
Salah satu yang dominan dalam sistem penggerak ini adalah MPOS dan ROHIS, mereka menciptakan suatu warna yang kemudian diurai bersama dengan ekskul-ekskul lainnya menjadi sebuah pelangi. Persaudaraannya, aturannya yang menjaga, keilmiahannya, kecerdikannya, kecermatannya, keingintahuannya. semua menyatu bagai melodi yang penuh dengan warna.
dan Hari ini 25 Mei, tepat satu hari setelah pengumuman UN. adek kelas @34Cakrawala lulus 100% dan SMANSA dapet nilai tertinggi se-Kota Depok. What a proud!! ya aku tahu, i have no doubt for it, dan aku juga tahu..
image
aku bangga sama SMANSA dan aku harap aku juga bisa terus membanggakan SMANSA hingga akhir hayatku,
dan semoga Allah meridhai tiap jalan yang aku dan semua anak SMANSA tempuh, sukses bersama buat semua alumni SMANSA taun berapapun, especially for you guys, @33Scholastic see you at the top  :))

Rabu, 22 Mei 2013

Hak Pilih dan Memilih

HOAMMM selamat pagi semuanya!! semoga Allah selalu berikan rahmat dan berkahnya di pagi hari yang super duper cerah ini, yap hari ini bertepatan juga dengan Pilkada kota Malang, dan pastinya kuliah liburr HAHA alhamdulillah, tapi banyak yang mesti dikerjakan jugaa hari ini huft SEMANGAT!!

ngomong ngomong pilkada, kayaknya seru banget ya bisa mengunakan hak pilih secara sah bagi warga Indonesia yang notabene sudah cukup umur untuk bisa memilih, sudah sah secara hukum dengan kepemilikan KTP,dan pasti negara nganggep kita udah cukup dewasa untuk menentukan pilihan yang cermat  siapa yang akan memimpin negara kita ini.

aku belum pernah menggunakan hak pilih sama sekali nih, udah menginjak 18 tahun setengah nih, dan udah satu tahun dari kepemilikan KTP. karena sekarang kuliah di malang jadinya gak bisa milih, udah gitu belum sempet buat e-KTP lagi pas kemaren masih di rumah.

Satu-satunya pengalaman milih itu pas ikut PEMIRA (Pemilihan Mahasiswa Raya), for the first time diperlakukan kayak selayaknya milih pemilu-pemilukada haha, pake tinta segala di jari pas selesai milih,wuih feelnya dapet bangeet (norak yak wkwk) but its true for sure, and i'm happy.

at least, sebenarnya seperti yang sahabat saya katakan, memilih dan tidak memilih adalah sebuah pilihan. Tiap pilihan itu harus dihormati, namun sekarang bagi yang punya kesempatan buat milih dengan mudah, jangan jangan siasia kan kesempatan ini, memang sih cukup sepele untuk golput, cukup sepele untuk mengabaikan pemilu/pemilukada dengan aktivitas yang lain, tapi bukan hal yang sepele untuk membiarkan negara ini dikendalikan oleh orang orang yang tidak berkompeten dan tidak berhati luhur, maka satu suara anda menentukan mau dibawa kemana negara ini dan siapakah orang yang tepat itu.

sukseskan pemilu dan pemilukada karena kita warga Indonesia :)